March 11, 2026

BANDARLAMPUNG – Pada hari Senin, 9 Februari 2026, civitas akademika Program Studi (Prodi) Pendidikan Vokasional Agribisnis, Fakultas Sains Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU) Lampung melaksanakan kegiatan pendampingan masyarakat di SMKN SPP (Sekolah Pertanian Pembangunan). Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah vokasi pertanian dalam mencetak generasi muda yang kompeten dan berdaya saing. 

Kedatangan rombongan dosen dan mahasiswa disambut dengan antusias oleh pihak sekolah. Kegiatan ini dilakukan langsung oleh Dekan Sains ITSNU Lampung, Drs. Sa’idy, M.Ag., Ketua Prodi Pendidikan Vokasional Agribisnis, Ibu Suci Amalia, M.P., Bapak Kepala Sekolah SMKN SPP Lampung, Bapak Margi Prasojo, S.Pd., M.T.I., Wakil Bidang Kurikulum, Ibu Weliza, S.P., M.P., beserta dosen lain, guru, siswa.  Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan kedua belah pihak yang menegaskan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan pendidikan pertanian berbasis praktik dan inovasi.

Dalam rangkaian acara tersebut, tim pendampingan masyarakat dari ITSNU Lampung secara simbolis menyerahkan bantuan benih kepada pihak SMK SPP (Sekolah Pertanian Pembangunan). Penyerahan benih ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol harapan dan komitmen bersama untuk menanam ilmu, menumbuhkan keterampilan, serta memanen keberhasilan di masa depan. Bantuan benih tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dalam kegiatan praktik siswa serta menjadi bagian dari proses pembelajaran yang aplikatif dan berkelanjutan.

Setelah prosesi penyerahan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman benih secara bersama-sama di lahan praktik sekolah. Dosen, mahasiswa, dan siswa SMK SPP (Sekolah Pertanian Pembangunan) terlibat langsung dalam proses tersebut, mulai dari pengolahan media tanam hingga teknik penanaman yang baik dan benar. Momen ini menjadi gambaran nyata kolaborasi yang harmonis antara dunia pendidikan tinggi dan pendidikan menengah kejuruan. Tawa, diskusi ringan, serta semangat gotong royong mewarnai kegiatan di lapangan, menciptakan pengalaman yang tidak hanya edukatif tetapi juga membangun rasa kebersamaan.

Kegiatan semakin menarik ketika pihak SMK SPP (Sekolah Pertanian Pembangunan) memperkenalkan program unggulan mereka, yakni pembudidayaan maggot sebagai inovasi dalam pengelolaan limbah organik dan penyediaan pakan alternatif bernilai ekonomis. Para civitas ITSNU Lampung diajak melihat langsung proses budidaya, mulai dari pengelolaan media, pemeliharaan, hingga pemanfaatannya dalam mendukung sektor pertanian dan peternakan. Penjelasan yang disampaikan membuka wawasan tentang pentingnya pertanian berkelanjutan dan pemanfaatan sumber daya secara efisien. Diskusi interaktif pun terjadi, menandakan adanya pertukaran ilmu dan pengalaman yang saling memperkaya.

Menjelang akhir kegiatan, suasana haru dan kekeluargaan begitu terasa. Sesi perpisahan menjadi momen refleksi atas kebersamaan yang terjalin sepanjang kegiatan. Pihak SMK SPP memberikan oleh-oleh berupa produk hasil karya dan budidaya siswa sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan. Pemberian tersebut tidak hanya menjadi simbol penghargaan, tetapi juga cerminan dari hasil kerja keras dan kreativitas siswa dalam mengembangkan potensi pertanian di sekolah.

Kegiatan pendampingan masyarakat ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Tidak hanya terjadi transfer pengetahuan, tetapi juga tumbuh semangat kolaborasi, saling belajar, dan memperkuat jaringan kelembagaan. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam mengaplikasikan ilmu secara langsung di lapangan serta melatih kepekaan sosial dan profesionalisme.

Diharapkan, kegiatan ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan antara ITSNU Lampung dan SMK SPP dalam membangun pendidikan vokasional agribisnis yang inovatif, produktif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Semoga benih yang ditanam bersama tidak hanya tumbuh di lahan sekolah, tetapi juga menjadi simbol tumbuhnya kemitraan dan cita-cita besar dalam memajukan sektor pertanian Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *